Kamis

HOSTING & MAILING(POP3)

HOSTING

web hosting
Hosting adalah tempat atau jasa internet untuk membuat halaman website yang telah anda buat menjadi online dan bisa diakses oleh orang lain.

Jenis-Jenis Hosting yang Ada

Ada beberapa jenis layanan hosting yaitu shared hosting, VPS atau Virtual Dedicated Server, dedicated server, colocation server.
  1. Shared Hosting adalah menggunakan server hosting bersama sama dengan pengguna lain satu server dipergunakan oleh lebih dari satu nama domain. Artinya dalam satu server tersebut terdapat beberapa account yang dibedakan antara account satu dan lainnya dengan username dan password.
  2. VPS, Virtual Private Server, atau juga dikenal sebagai Virtual Dedicated Server merupakan proses virtualisasi dari lingkungan software sistem operasi yang dipergunakan oleh server. Karena lingkungan ini merupakan lingkungan virtual, hal tersebut memungkinkan untuk menginstall sistem operasi yang dapat berjalan diatas sistem operasi lain.
  3. Dedicated Server adalah penggunaan server yang dikhususkan untuk aplikasi yang lebih besar dan tidak bisa dioperasikan dalam shared hosting atau virtual dedicated server. Dalam hal ini, penyediaan server ditanggung oleh perusahaan hosting yang biasanya bekerja sama dengan vendor.
  4. Colocation Server adalah layanan penyewaan tempat untuk meletakkan server yang dipergunakan untuk hosting. Server disediakan oleh pelanggan yang biasanya bekerja sama dengan vendor.
Memilih Jasa Web Hosting yang Baik
Ketika anda memutuskan untuk memiliki blog atau website yang hosting sebdiri, maka anda harus bisa memilih-milih jasa web hosting yang baik. Yang harus anda perhatikan ketika memilih hosting untuk blog atau website anda adalah:
  1. Kebutuhan anda terhadap space dan bandwidth. Semakin banyak tulisan anda, maka semakin besar space yang akan dibutuhkan. Semakin banyak pengunjung blog anda maka semakin besar bandwidth yang dibutuhkan agar tidak terjadi server full load
  2. Perhatikan layanan dan fitur dari tempat anda akan menghostingkan blog atau website anda. Bisa mencakup software apa saja yang ada di hostingnya serta support dari jasa hostingnya.
  3. Target pembaca. Jika anda memilih target pembaca dari dalam negeri ada baiknya menggunakan server lokal saja agar lebih menghemat bandwidth. Tetapi jika anda memilih target yang glogal, maka tak ada salahnya anda memilih server luar negeri seperti di Amerika. Tapi keadaan ini tidaklah mutlak 
  4. Harga yang pas. Konsultasikan kepada mereka yang lebih paham tentang kebutuhan hosting anda agar jasa yang anda sewa sesuai dengan uang yang akan anda keluarkan.
Cara Menyewa Web Hosting
  1. Untuk menyewa jasa hosting anda perlu mengetahui hosting mana saja yang tersedia di tempat anda atau setidaknya di Indonesia.
  2. Kemudian anda klik bagian registrasi dari setiap halaman utama jasa hosting tersebut.
  3. Ikuti saja langkah yang di instruksikan seperti memilih nama domain, cek ketersediaan nama domain yang anda inginkan seperti di IDwebhost.com, dan selesaikan pembayarannya.
  4. Jika hosting anda sudah online biasanya anda akan mendapat email dari penyedia jasa atau chat saja officer yang sedang online di homepagenya.
Beberapa Penyedia Hosting Lokal di Indonesia

POP3


POP3-IMAP-SMTP

POP3 adalah kepanjangan dari Post Office Protocol version 3, yakni protokol yang digunakan untuk mengambil email dari email server. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak.

Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan internet.

Contoh transaksi

S = server
C = Client
C : (inisialisasi koneksi)
S : +OK
C : USER wikipedia
S : +OK
C : PASS indonesia
S : +OK wikipedia have 2 message (320 octets)
C : STAT
S : +OK 2 320
C : LIST
S : 1 150
S : 2 170
S : .
C : RETR 1
S : +OK 150
S : --email data--
S : .
C : DELE 1
S : +OK
C : QUIT
S : +OK Bye

POP3  dimaksudkan   untuk   mengizinkan  client  untuk  mengakses  secara  dinamis  mail  yang  masih  ada di  POP3 server. POP3  menawarkan  pada  user  untuk  meninggalkan  mail-nya di  POP3 server,  dan mengambil  mail-nya  tersebut  dari sejumlah  sistem  sebarang.  Untuk  mengambil mail   dengan   menggunakan   POP3   dari   suatu   client,  banyak   pilihan  yang  dapat  digunakan  seperti   Sun  Microsystem Inc.’s Mailtool, QualComm Inc.’s Eudora, Netscape Comm. Corp.’s  Netscape Mail dan  Microsoft Corp.’s Outlook  Express.

POP3 tidak dimaksudkan untuk menyediakan operasi manipulasi mail  yang ada  di server secara luas. Pada  POP3,  mail diambil  dari server dan kemudian dihapus (bisa juga tidak dihapus). Segala sesuatu tentang protokol POP3 ini dibahas dalam RFC (Request For Comment) 1725. Protokol yang lebih  tinggi dan lebih kompleks, yaitu IMAP4, dibahas dalam RFC 1730.

Ada dua jenis mode pada POP3 yaitu mode offline  dan mode inline. Pada mode offline, POP3 mengambil dan kemudian menghapus mail yang tersimpan dari server. POP3 bekerja dengan baik pada mode ini, karena terutama  memang didisain untuk  berlaku sebagai  sebuah sistem mail  yang memiliki sifat “store-and-forward“.  Server, pada mode offline, berlaku seperti sebuah tempat penampungan  yang menyimpan  mail sampai user memintanya.

Pada  mode  inline, POP3  akan  mengambil mail  dari server  tanpa  menghapus mail yang sudah diambil tersebut. Mode ini lebih disukai oleh user yang  sering berpindah  tempat  (nomadic user) karena  memungkinkan mereka  untuk melihat  mail yang  sama dari tempat atau  komputer yang  berbeda.  Akan  tetapi  untuk   nomadic  user  yang   selalu  bekerja  dan  bepergian  dengan  selalu  membawa  notebook, dan tetap  menginginkan  agar  mail  miliknya  yang  ada di server  tidak dihapus, tentu  saja  menginginkan  agar  setiap kali   mengambil mail  tidak semua mail  yang akan  terambil, tapi hanya mail  yang  belum pernah  dia lihat saja  yang akan  diambil.  Keinginan user seperti ini dapat dipenuhi   dengan menggunakan  informasi  pada  client  yang memungkinkan untuk  memberi tanda mail yang sudah  pernah dilihat. Setiap client  layanan POP3  yang mendukung  mode inline akan  menyimpan  informasi ini dalam sebuah file. Pada user yang menggunakan Netscape Mail, file yang  menyimpan  informasi ini adalah  file popstate.dat, yang biasanya terdapat di  /Program Files/Netscape/Users/Mail.  File tersebut memberi  tahu   mail yang  mana saja yang  sudah diambil  sehingga tidak perlu diambil lagi. Jika file ini dihapus maka tentu saja  pada pengambilan mail berikutnya semua mail akan terambil

Operasi POP3
Pada awalnya, server memulai layanan POP3 dengan mendengarkan  permintaan  pada TCP  port  110.  Ketika sebuah client meminta layanan tersebut, maka  terjadilah   hubungan TCP  dengan  server.  Pada saat  hubungan  dimulai,  POP3 server mengirim  greeting (kata pembuka). Setelah itu client akan memberikan command  (perintah) ke server  dan POP3 server  akan memberikan response (jawaban)  sampai  hubungan  ditutup atau  digagalkan. Perlu  diingat bahwa user tidak memasukkan  perintah ini, tapi  software  dari  client-lah yang mengirim perintah ini ke server.
Perintah-perintah di POP3 terdiri dari sebuah keyword yang tidak case sensitive (tidak mempersoalkan huruf   kapital  ataupun tidak),  yang dapat diikuti oleh satu atau lebih argument. Keyword dan argument masing-masing  dipisahkan oleh karakter SPACE (spasi). Keyword terdiri dari tiga atau empat  karakter, sedangkan tiap argument  dapat  mencapai 40 karakter.  Jawaban  di POP3 terdiri dari sebuah indikator status dan sebuah keyword yang dapat diikuti oleh  informasi   tambahan. Ada  dua indikator status : positif  (“+OK”)  dan  negatif   (“-ERR”). Server harus  memberikan  jawaban  +OK  dan  -ERR  dalam  huruf kapital. Pada  perintah tertentu, server akan memberikan  jawaban yang terdiri dari  beberapa baris.
Sebuah  sesi  hubungan  POP3 dibangun melalui tiga  tahap, yaitu  tahap  authorization, transaction dan update. Sekali  hubungan TCP dimulai  dan POP3 server telah mengirimkan greeting ,  maka sesi hubungan telah memasuki  tahap authorization. Pada   tahap ini  client  mengirim   nama  dan   password  user  ke server untuk  membuktian  keaslian user tersebut agar dapat mengambil mail-nya.  Ketika  client  telah  berhasil  membuktikan  identitas dirinya, server  akan memperoleh  informasi yang  berhubungan dengan  mail  yang  dimiliki  client  tersebut, dan sesi kini memasuki tahap transaction. Pada tahap inilah terjadi proses  penerimaan  mail, penandaan mail  untuk penghapusan,  pembatalan  penandaan  untuk  penghapusan,  penampilan statistik  mail atau perincian identitas mail.  Pada saat client telah memberikan perintah quit untuk mengakhiri hubungan, maka  sesi memasuki tahap update. Pada tahap inilah   server akan  menjalankan   semua  perintah  yang diperoleh selama  tahap transaction dan  menutup sesi dan selanjutnya hubungan TCP ditutup.
Sebuah server harus menjawab perintah yang tidak dikenal, tidak diimplementasi, atau tidak sesuai dengan  sintaksis dengan  indikator status  negatif. Server juga harus memberikan indikator status negatif, jika ada client yang memberikan  perintah  tidak pada tahap yang seharusnya. Tidak ada metoda umum yang  dapat  digunakan oleh client untuk  membedakan antara server yang tidak mengimplementasikan perintah tambahan dengan server yang tidak dapat atau tidak  bersedia  memproses perintah tambahan tersebut.
Sebuah  POP3 server  mungkin memiliki  autologout  timer  untuk client yang  sedang  tidak aktif  dalam  rentang  waktu  tertentu. Timer  seperti  ini  harus paling sedikit  memiliki  rentang waktu 10 menit.  Jika sebuah server  menerima  sebarang  perintah dari  client  didalam  rentang  waktu  tersebut,  maka  hal ini  sudah  cukup  untuk me-reset  autologout  timer  tersebut.  Ketika  waktu rentang timer  sudah  habis,  tanpa ada aktivitas  dari client  maka sesi hubungan tidak memasuki tahap UPDATE. Server akan   menutup  hubungan TCP tanpa menghapus mail atau mengirim jawaban ke client.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar