Hosting adalah tempat atau jasa internet untuk membuat halaman website yang telah anda buat menjadi online dan bisa diakses oleh orang lain.
Ada beberapa jenis layanan hosting yaitu shared hosting, VPS atau Virtual Dedicated Server, dedicated server, colocation server.
- Shared Hosting adalah menggunakan server hosting bersama sama dengan pengguna lain satu server dipergunakan oleh lebih dari satu nama domain. Artinya dalam satu server tersebut terdapat beberapa account yang dibedakan antara account satu dan lainnya dengan username dan password.
- VPS, Virtual Private Server, atau juga dikenal sebagai Virtual Dedicated Server merupakan proses virtualisasi dari lingkungan software sistem operasi yang dipergunakan oleh server. Karena lingkungan ini merupakan lingkungan virtual, hal tersebut memungkinkan untuk menginstall sistem operasi yang dapat berjalan diatas sistem operasi lain.
- Dedicated Server adalah penggunaan server yang dikhususkan untuk aplikasi yang lebih besar dan tidak bisa dioperasikan dalam shared hosting atau virtual dedicated server. Dalam hal ini, penyediaan server ditanggung oleh perusahaan hosting yang biasanya bekerja sama dengan vendor.
- Colocation Server adalah layanan penyewaan tempat untuk meletakkan server yang dipergunakan untuk hosting. Server disediakan oleh pelanggan yang biasanya bekerja sama dengan vendor.
Memilih Jasa Web Hosting yang Baik
Ketika anda memutuskan untuk memiliki blog atau website yang hosting sebdiri, maka anda harus bisa memilih-milih jasa web hosting yang baik. Yang harus anda perhatikan ketika memilih hosting untuk blog atau website anda adalah:
- Kebutuhan anda terhadap space dan bandwidth. Semakin banyak tulisan anda, maka semakin besar space yang akan dibutuhkan. Semakin banyak pengunjung blog anda maka semakin besar bandwidth yang dibutuhkan agar tidak terjadi server full load
- Perhatikan layanan dan fitur dari tempat anda akan menghostingkan blog atau website anda. Bisa mencakup software apa saja yang ada di hostingnya serta support dari jasa hostingnya.
- Target pembaca. Jika anda memilih target pembaca dari dalam negeri ada baiknya menggunakan server lokal saja agar lebih menghemat bandwidth. Tetapi jika anda memilih target yang glogal, maka tak ada salahnya anda memilih server luar negeri seperti di Amerika. Tapi keadaan ini tidaklah mutlak
- Harga yang pas. Konsultasikan kepada mereka yang lebih paham tentang kebutuhan hosting anda agar jasa yang anda sewa sesuai dengan uang yang akan anda keluarkan.
Cara Menyewa Web Hosting
- Untuk menyewa jasa hosting anda perlu mengetahui hosting mana saja yang tersedia di tempat anda atau setidaknya di Indonesia.
- Kemudian anda klik bagian registrasi dari setiap halaman utama jasa hosting tersebut.
- Ikuti saja langkah yang di instruksikan seperti memilih nama domain, cek ketersediaan nama domain yang anda inginkan seperti di IDwebhost.com, dan selesaikan pembayarannya.
- Jika hosting anda sudah online biasanya anda akan mendapat email dari penyedia jasa atau chat saja officer yang sedang online di homepagenya.
Beberapa Penyedia Hosting Lokal di Indonesia
POP3
POP3 adalah kepanjangan dari Post Office Protocol version 3, yakni protokol yang digunakan untuk mengambil email dari email server. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak.
Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan internet.
Contoh transaksi
S = server
C = Client
C = Client
C : (inisialisasi koneksi)
S : +OK
C : USER wikipedia
S : +OK
C : PASS indonesia
S : +OK wikipedia have 2 message (320 octets)
C : STAT
S : +OK 2 320
C : LIST
S : 1 150
S : 2 170
S : .
C : RETR 1
S : +OK 150
S : --email data--
S : .
C : DELE 1
S : +OK
C : QUIT
S : +OK Bye
S : +OK
C : USER wikipedia
S : +OK
C : PASS indonesia
S : +OK wikipedia have 2 message (320 octets)
C : STAT
S : +OK 2 320
C : LIST
S : 1 150
S : 2 170
S : .
C : RETR 1
S : +OK 150
S : --email data--
S : .
C : DELE 1
S : +OK
C : QUIT
S : +OK Bye
POP3 dimaksudkan
untuk mengizinkan client
untuk mengakses secara
dinamis mail yang
masih ada di POP3 server. POP3 menawarkan
pada user untuk
meninggalkan mail-nya di POP3 server,
dan mengambil mail-nya tersebut
dari sejumlah sistem sebarang.
Untuk mengambil mail dengan
menggunakan POP3 dari
suatu client, banyak
pilihan yang dapat
digunakan seperti Sun
Microsystem Inc.’s Mailtool, QualComm Inc.’s Eudora, Netscape Comm.
Corp.’s Netscape Mail dan Microsoft Corp.’s Outlook Express.
POP3 tidak dimaksudkan untuk
menyediakan operasi manipulasi mail yang
ada di server secara luas. Pada POP3, mail
diambil dari server dan kemudian dihapus
(bisa juga tidak dihapus). Segala sesuatu tentang protokol POP3 ini dibahas
dalam RFC (Request For Comment) 1725. Protokol yang lebih tinggi dan lebih kompleks, yaitu IMAP4,
dibahas dalam RFC 1730.
Ada dua jenis mode pada POP3
yaitu mode offline dan mode inline. Pada
mode offline, POP3 mengambil dan kemudian menghapus mail yang tersimpan dari
server. POP3 bekerja dengan baik pada mode ini, karena terutama memang didisain untuk berlaku sebagai sebuah sistem mail yang memiliki sifat “store-and-forward“. Server, pada mode offline, berlaku seperti
sebuah tempat penampungan yang menyimpan mail sampai user memintanya.
Pada mode
inline, POP3 akan mengambil mail dari server
tanpa menghapus mail yang sudah
diambil tersebut. Mode ini lebih disukai oleh user yang sering berpindah tempat
(nomadic user) karena
memungkinkan mereka untuk
melihat mail yang sama dari tempat atau komputer yang
berbeda. Akan tetapi
untuk nomadic user
yang selalu bekerja
dan bepergian dengan
selalu membawa notebook, dan tetap menginginkan
agar mail miliknya
yang ada di server tidak dihapus, tentu saja
menginginkan agar setiap kali
mengambil mail tidak semua mail yang akan
terambil, tapi hanya mail
yang belum pernah dia lihat saja yang akan
diambil. Keinginan user seperti
ini dapat dipenuhi dengan
menggunakan informasi pada
client yang memungkinkan
untuk memberi tanda mail yang sudah pernah dilihat. Setiap client layanan POP3
yang mendukung mode inline
akan menyimpan informasi ini dalam sebuah file. Pada user
yang menggunakan Netscape Mail, file yang
menyimpan informasi ini
adalah file popstate.dat, yang biasanya
terdapat di /Program Files/Netscape/Users/Mail. File tersebut memberi tahu
mail yang mana saja yang sudah diambil
sehingga tidak perlu diambil lagi. Jika file ini dihapus maka tentu
saja pada pengambilan mail berikutnya
semua mail akan terambil
Operasi POP3
Pada awalnya, server memulai
layanan POP3 dengan mendengarkan
permintaan pada TCP port
110. Ketika sebuah client meminta
layanan tersebut, maka terjadilah hubungan TCP
dengan server. Pada saat
hubungan dimulai, POP3 server mengirim greeting (kata pembuka). Setelah itu client
akan memberikan command (perintah) ke
server dan POP3 server akan memberikan response (jawaban) sampai
hubungan ditutup atau digagalkan. Perlu diingat bahwa user tidak memasukkan perintah ini, tapi software
dari client-lah yang mengirim
perintah ini ke server.
Perintah-perintah di POP3 terdiri
dari sebuah keyword yang tidak case sensitive (tidak mempersoalkan huruf kapital
ataupun tidak), yang dapat
diikuti oleh satu atau lebih argument. Keyword dan argument masing-masing dipisahkan oleh karakter SPACE (spasi).
Keyword terdiri dari tiga atau empat
karakter, sedangkan tiap argument
dapat mencapai 40 karakter. Jawaban
di POP3 terdiri dari sebuah indikator status dan sebuah keyword yang
dapat diikuti oleh informasi tambahan. Ada dua indikator status : positif (“+OK”)
dan negatif (“-ERR”). Server harus memberikan
jawaban +OK dan
-ERR dalam huruf kapital. Pada perintah tertentu, server akan
memberikan jawaban yang terdiri
dari beberapa baris.
Sebuah sesi
hubungan POP3 dibangun melalui
tiga tahap, yaitu tahap
authorization, transaction dan update. Sekali hubungan TCP dimulai dan POP3 server telah mengirimkan greeting , maka sesi hubungan telah memasuki tahap authorization. Pada tahap ini
client mengirim nama
dan password user
ke server untuk membuktian keaslian user tersebut agar dapat mengambil
mail-nya. Ketika client
telah berhasil membuktikan
identitas dirinya, server akan
memperoleh informasi yang berhubungan dengan mail
yang dimiliki client
tersebut, dan sesi kini memasuki tahap transaction. Pada tahap inilah
terjadi proses penerimaan mail, penandaan mail untuk penghapusan, pembatalan
penandaan untuk penghapusan,
penampilan statistik mail atau
perincian identitas mail. Pada saat
client telah memberikan perintah quit untuk mengakhiri hubungan, maka sesi memasuki tahap update. Pada tahap
inilah server akan menjalankan
semua perintah yang diperoleh selama tahap transaction dan menutup sesi dan selanjutnya hubungan TCP
ditutup.
Sebuah server harus menjawab
perintah yang tidak dikenal, tidak diimplementasi, atau tidak sesuai
dengan sintaksis dengan indikator status negatif. Server juga harus memberikan
indikator status negatif, jika ada client yang memberikan perintah
tidak pada tahap yang seharusnya. Tidak ada metoda umum yang dapat
digunakan oleh client untuk
membedakan antara server yang tidak mengimplementasikan perintah
tambahan dengan server yang tidak dapat atau tidak bersedia
memproses perintah tambahan tersebut.
Sebuah POP3 server
mungkin memiliki autologout timer
untuk client yang sedang tidak aktif
dalam rentang waktu
tertentu. Timer seperti ini
harus paling sedikit memiliki rentang waktu 10 menit. Jika sebuah server menerima
sebarang perintah dari client
didalam rentang waktu
tersebut, maka hal ini
sudah cukup untuk me-reset autologout
timer tersebut. Ketika
waktu rentang timer sudah habis,
tanpa ada aktivitas dari
client maka sesi hubungan tidak memasuki
tahap UPDATE. Server akan menutup hubungan TCP tanpa menghapus mail atau
mengirim jawaban ke client.